Bangunan Bersejarah Kota Sukabumi

Kota Sukabumi merupakan kota kecil yang hanya memiliki 7 Kecamatan Saja, namun siapa sangka Kota yang hanya seluas 48, 42 Km2 ini banyak menyimpan kenangan sejarah terutama kisah perjuangan di masa Belanda dan Jepang. Hal tersebut dibuktikan oleh banyaknya bangunan bernilai sejarah yang hingga kini masih terjaga rapih. Kalian yang berkunjung ke kota ini pasti akan di suguhi oleh berbagai makanan khas daerah tersebut. Mulai dari cuaca yang dingin dan berbagai kuliner di kota ini kalian akan merasa nyaman sekali berkunjung. Bagi kamu yang tinggal di daerah Jawa Barat atau Jakarta, Sukabumi merupakan salah satu pilihan yang tepat untuk mengetahui berbagai sejarah yang ada khususnya di daerah Jawa Barat ini.

Meski tak banyak dikenal. Namun, sisa-sisa peninggalanya masih ada dan sebagian terjaga rapih. Salah satunya rumah bekas tahanan Bung Hatta dan Syahrir contohnya, bangunannya masih berdiri meski tak banyak orang yang mau mengunjunginya.Kota Sukabumi berasal dari bahasa Sunda. Begitu banyak wisata dan tempat bersejarah yang masih terjaga di kota ini. Yaitu Suka-Bumen, menurut keterangan mengingat udaranya yang sejuk dan nyaman, mereka yang datang ke daerah situs slot online ini tidak ingin untuk pindah lagi karena suka/ senang Bumen-Bumen atau bertempat tinggal di daerah ini. Kalian bisa memakai motor untuk berkeliling di kota ini. Dengan penduduk yang ramah kalian bisa menanyakan arah pada setiap sisi kota.  Berikut tempat bersejarah yang bisa kalian kunjungi jika ke sukabumi :

Rumah Bekas Tahanan Bung Hatta dan Syahrir

Rumah ini terletak di Jalan Bhayangkara No. 156 A, Kelurahan Sriwedari, Kecamatan Gunung Puyuh, Kota Sukabumi. Di bangnan yang berada di dalam kompleks Sekolah Pembentukan Perwira (Stukpa) Polri inilah Bung Hatta dan Syahrir menjalani masa tahanan tidak kurang selama 3,5 bulan. Berstatus tahanan yang dipindahkan, Bung Hatta dan Syahrir harus menempuh perjalanan yang berputar-putar dari Maluku hingga Surabaya, lalu ke Jakarta, kemudian menuju Sukabumi.

Kelenteng Widhi Sakti

Kelenteng Widhi Sakti berlokasi di Odeon. Kelenteng ini adalah tempat beribadah mereka yang beragama Buddha dan mereka yang beretnis Tionghoa. Ornamen bangunan dan di dalamnya merupakan unsur-unsur Cina. Naga, ukiran-ukiran khas Cina, tempat bersembahyang dengan dupa nya.

Masjid Agung Kota Sukabumi

Masjid Agung Sukabumi yang terletak di Kelurahan Gunung Parang Kecamatan Cikole ini sudah berdiri pada akhir abad ke 19. Lokasinya cukup strategis karena berada tepat di jantung Kota Sukabumi. Di masjid inilah bendera merah putih pertamakalinya berkibar di wilayah Kota Sukabumi.  Berdasarkan sejarah masjid Agung Kota Sukabumi ini dibangun diatas tanah wakaf dari Ahmad Juwaeni di penghujung abad ke 19.

Gedung Juang 45

Gedung ini berada di jalan Veteran 1 no 2, Selabatu, Kecamatan Cikole, Sukabumi. Dahulu, bangunan ini merupakan Hotel Victoria dimana pemiliknya merupakan warga negara Jerman yang bernama A.A. Lenne atau biasa dipanggil Tuan Lenni. Dimana pada waktu tersebut digunakan sebagai tempat pertemuan masyarakat sampai gedung ini dijuluki atau dikenal dengan nama Societeit Soekamanah. Bangunan tersebut dibangun dan diarsiteki oleh A.F. Aalbers dan Prof. Charles Prosper Wolff Schoemaker. Bangunan tersebut dibangun pada tahun 1899.

 

By Swornes

Leave a Reply

Your email address will not be published.